7 Fakta Ubun-ubun Bayi yang Kamu Belum Tahu. Bisa Jadi Penanda Dini Gejala Penyakit lo

Featured Image

Bayi yang baru lahir biasanya memiliki beberapa bagian yang kadang terlihat aneh. Pasalnya, ia masih menyesuaikan dengan lingkungan dan akan terus berkembang. Salah satu bagian yang menonjol dan menarik perhatian pada bayi adalah bagian ubun-ubun. Ubun-ubun merupakan bagian puncak pada kepala. Saat lahir hingga beberapa waktu setelahnya, bagian ini masih lembut dan cenderung lunak.

Yang membuat unik lainnya adalah bagian ini berdenyut sehingga kadang membuat sedikit takut karena kesan sensitif yang timbul. Ternyata keadaan ubun-ubun juga bisa menjadi salah satu tanda penyakit lo. Selain itu ada beberapa fakta menarik lainnya seputar bagian ini. Simak sampai habis yuk!

1. Ternyata ubun-ubun bayi yang tulangnya belum terbentuk sempurna hanya dilapisi sebuah selaput saja lo

Hanya dilapisi selaput/ Credit: Roller Coaster via rollercoaster.ie

Dilansir dari Baby Gaga, otak yang dimiliki bayi masih belum dilindungi oleh tulang tengkorak yang keras, namun bagian ini  dilindungi oleh selaput berserat yang kuat. Meskipun terlihat rapuh karena lunak dan lembut tapi selaput ini bisa melakukan tugasnya dengan baik untuk melindungi isi kepala si kecil.

2. Waktu yang digunakan bagian ini untuk menutup sempurna cukup lama, yaitu sekitar usia 6 sampai 18 bulan

Hingga umur 1,5 tahun/ Credit: Smart Parenting via www.smartparenting.com.ph

Seiring berjalannya waktu, bagian kepala ini akan tertutup sempurna. Tulang akan tumbuh, menyesuaikan bentuk, dan berubah untuk meenyesuaikan dengan lingkungan yang baru. Biasanya pentupan akan terjadi sempurna di antara umur 9 sampai 18 bulan, bahkan ada juga yang sudah menutup pada usia 6 bulan. Waktu yang dibutuhkan berbeda-beda tergantung pada perkembangan struktur tulang si kecil.

3. Ternyata ubun-ubun tak hanya ada satu, tapi ada enam bagian lunak yang ada di ujung kepala bayimu

Ada enam bagian/ Credit: gezondheidsnet.nl via www.gezondheidsnet.nl

Tulang tengkorak yang belum sepenuhnya tergabung akan membuat kepala bayi memiliki beberapa bagian yang sangat lembut. Satu di bagian puncaknya dan lima bagian lain menutupi tulang yang belum sempurna. Bagian-bagian ini bergerak dan akan tumpang tindih. Empat bagiannya akan bergabung dengan lebih cepat dibanding satu bagian lainnya dan bagian terakhir akan menutupi jika masih ada lubang.

4. Kondisi ubun-ubun ternyata juga bisa digunakan sebagai sebuah indikasi terjadinya sesuatu pada si bayi

Pertanda penyakit/ Credit: Health Essential via health.clevelandclinic.org

Advertisement

Salah satu keadaan yang bisa dideteksi melalui ubun-ubun bayi adalah adanya hipotiroidisme bawaan. Hal ini disebabkan karena adanya kondisi hormon tiroid saat kelahiran. Hal ini bisa dideteksi jika melakukan tes darah, tapi ada juga cara lain untuk mendeteksinya yaitu melihat ubun-ubun yang terlihat lebar. Jika tidak segera dideteksi kondisi ini akan menyebabkan gangguan pertumbuhan dan kecacatan. Tapi sekarang hal ini jarang terjadi karena perawatannya yang mudah dan murah.

5. Kondisi ubun-ubun yang lain adalah jika terjadi penutupan yang lama, maka bisa jadi ada suatu kendala juga

Istilahnya dwarfism/ Credit: Health Line via www.healthline.com

Hal ini berkaitan dengan perkembangan tubuh si anak. Jika penutupan terjadi dengan lama, maka ada kemungkinan ia mengalami kekerdilan. Pertumbuhan yang tidak sempurna ini bervariasi antara anggota tubuh, badan, dan proporsinya. Jadi, kamu tak perlu khawatir jika bayimu berukuran kecil karena mungkin hal tersebut faktor keturunan saja. Tapi, pastikan ubun-ubunnya tertutup di jangka waktu yang normal.

6. Karena lahir lebih awal dari bayi kebanyakan, bayi prematur memiliki bagian lembut ubun-ubun yang lebih lebar

Lebih lebar/ Credit: New Mommy Media via www.newmommymedia.com

Karena lahir terlalu dini, proses penutupan ubun-ubun pun akan semakin lama. Alasannya karena saat bayi yang lain masih ada di rahim, bayi prematur sudah harus keluar. Bayi yang lain masih memiliki waktu untuk mengembangkan tengkoraknya, sedangkan bayi prematur sudah harus menyesuaikan. Tapi tak perlu khawatir, karena nantinya tulang ubun-ubun ini akan tumbuh dengan perawatan yang baik.

7. Tanpa ubun-ubun, ternyata otak bayi tak bisa tumbuh lo. Bagian inilah yang memberikan ruang untuk tumbuh

Kalau langsung keras, otak tak bisa tumbuh/ Credit: Gorgeous Tiny via consively-stricket.icu

Tanpa ubun-ubun, otak bayi tidak dapat tumbuh karena ubun-ubun ini yang memungkinkan lempengan tengkorak untuk bergerak  berkat teksturnya yang masih lunak dan fleksibel. Otak ini akan terus berkembang hingga sempurna seperti bagian pada tubuh lainnya. Jika kepala langsung mengeras maka mungkin saja ada kesulitan untuk perkembangannya.

Walaupun terkesan agak seram atau geli karena lembek dan lunak, ternyata banyak fakta seputar ubun-ubun yang mungkin kamu belum tahu, bahkan kamu bisa mengecek kondisi kesehatan bayimu dari bagian paling atas tubuh ini sebagai antisipasi.

Artikel Bermanfaat dan Menghibur Lainnya

Sumberhttps://www.hipwee.com/young-mom/fakta-ubun-ubun-bayi/

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply