Alternatif Kegiatan saat Liburan, Yuk Coba 6 Transportasi Tradisional Ini

Indonesia merupakan negara yang kaya akan aneka macam budaya. Bukan cuma rumah atau pakaian tradisional saja, aneka macam alat transportasi tradisional juga bisa ditemukan di Indonesia.

Meski tak lagi banyak digunakan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari, namun deretan transportasi tradisional ini masih bisa ditemukan di berbagai kota.

Bahkan, wisatawan juga bisa menjajal aneka macam transportasi tradisional ini sembari liburan.

Dilansir Suara.com dari berbagai sumber, yuk kenalan dengan aneka transportasi tradisional di Indonesia yang masih bisa kita temukan.

1. Andong

Transportasi Tradisional di Indonesia (Wikimedia Commons)
Transportasi Tradisional di Indonesia (Wikimedia Commons)

Bagi travelers yang tengah berkunjung ke daerah Yogyakarta, Solo, Klaten, dan sekitarnya, pasti sudah tak asing dengan kendaraan yang satu ini.

Andong merupakan alat transportasi tradisional yang memiliki empat roda dan ditarik kuda. Biasanya, andong ditarik satu hingga dua ekor kuda.

Seringnya, wisatawan dapat menikmati naik andong saat berwisata di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta.

2. Becak

Transportasi Tradisional di Indonesia (Wikimedia Commons)
Transportasi Tradisional di Indonesia (Wikimedia Commons)

Becak merupakan alat transportasi tanpa mesin yang memiliki roda tiga. Biasanya, becak dapat ditemukan di kota-kota seperti Semarang, Yogyakarta, dan kota lainnya di Jawa.

Beberapa wisata naik becak yang dapat dijajal oleh wisatawan di antaranya adalah naik becak di area Keraton Yogyakarta atau berkeliling Lawang Sewu di Semarang.

3. Cidomo

Transportasi Tradisional di Indonesia (Wikimedia Commons)
Transportasi Tradisional di Indonesia (Wikimedia Commons)

Cidomo merupakan alat transportasi tradisional yang sepintas mirip andong. Bedanya, Cidomo adalah gerobak kayu yang hanya memiliki dua roda dan ditarik kuda berukuran kecil.

Cidomo sendiri banyak ditemukan di Lombok dan Kepulauan Gili.

Karena Kepulauan Gili tidak mengizinkan transportasi dengan mesin, maka cidomo menjadi alternatif yang dapat digunakan turis saat liburan.

4. Bajaj

Transportasi Tradisional di Indonesia (Wikimedia Commons)
Transportasi Tradisional di Indonesia (Wikimedia Commons)

Transportasi bermotor dan beroda tiga yang umumnya memiliki warna oranye cerah ini pasti sudah tak asing bagi kamu yang tinggal di Jakarta.

Bajaj memang tak lagi dipakai sesering dulu. Namun, bajaj digemari karena ukurannya yang mungil dan gesit.

Selain di Jakarta, bajaj juga dapat ditemukan di kota-kota seperti Banjarmasin dan Pekanbaru.

5. Bentor

Transportasi Tradisional di Indonesia (instagram.com/geraldje7)
Transportasi Tradisional di Indonesia (instagram.com/geraldje7)

Bentor atau becak motor merupakan kendaraan tradisional yang dapat ditemukan di Medan dan Maluku. Namun, bentor di kedua daerah ini punya bentuk yang berlainan.

Bentor di Medan berbentuk mirip becak, dengan posisi motor yang berada di bagian depan. Biasanya, motor yang digunakan pun merupakan motor model klasik.

Sementara, bentor di Maluku memiliki kursi pengemudi di bagian belakang. Tidak hanya itu, bentor Maluku juga dilengkapi musik dan punya warna cerah sehingga penumpang akan terasa sedang berkaraoke.

6. Perahu klotok

Transportasi Tradisional di Indonesia (instagram.com/as_ratana)
Transportasi Tradisional di Indonesia (instagram.com/as_ratana)

Terakhir, ada perahu klotok yang dapat ditemukan saat traveling ke Banjarmasin.

Biasanya, perahu klotok digunakan untuk wisata air keliling hutan melalui sungai.

Nah, tertarik menjajal alat transportasi tradisional ini sembari berwisata ke daerah-daerah di atas?

https://www.suara.com/lifestyle/2019/09/29/150000/alternatif-kegiatan-saat-liburan-yuk-coba-6-transportasi-tradisional-ini

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply