Hadirkan Pengalaman Berbeda, Ini 4 Museum Anti Mainstream di Indonesia

Tepat pada tanggal 12 Oktober nanti, negara kita tercinta akan memperingati Hari Museum Indonesia. Rencananya, puncak peringatan acara ini akan berlangsung di Taman Fatahilah Kota Tua pada 7-13 Oktober mendatang.

Telah ditetapkan sejak tahun 2015, Indonesia telah memilki banyak sekali museum yang menyimpan cerita bersejarah hingga berbau hal unik.

Tak kalah menarik dari berbagai destinasi wisata kekinian, ternyata ada museum yang menghadirkan pengalaman unik lho di Indonesia.

Ada di mana saja? Berikut Suara.com hadirkan, 4 rekomendasi museum dengan konsep anti mainstream yang berhasil kami rangkum dari berbagai sumber, Selasa (8/10/19).

1. Museum Kematian

Museum Kematian di Surabaya. (Instagram/@rizkysugianto)
Museum Kematian di Surabaya. (Instagram/@rizkysugianto)

Mendengarnya saja sudah bikin penasaran dan merinding ya? Sebagai informasi, Museum Kematian ini berada di Kota Surabaya.

Museum ini juga menjadi Pusat Kajian Etnografi dari Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya.

Di sini, Anda bisa memperkaya wawasan tentang proses pemakaman dari berbagai wilayah Nusantara.

Kemudian Anda juga dapat mengetahui secara jelas bagaimana proses tubuh manusia ketika meninggal dunia hingga menjadi tulang belulang.

Museum Kematian ini beralamat di Jalan Airlangga, No. 4-6, Kecamatan Gubeng dan buka pada hari kerja dari Senin hingga Jumat, mulai pukul 9 pagi sampai 3 sore.

2. Museum Santet

Museum santet di Surabaya. (Instagram/@rdaisyann)
Museum santet di Surabaya. (Instagram/@rdaisyann)

Masih di Surabaya, inilah dia Museum Kesehatan Dr. Adhyatama alias Museum Santet.

Museum ini menyimpan koleksi tentang alat-alat kesehatan dalam dunia medis.

Tak ketinggalan di Museum Santet ini Anda dapat melihat beragam pengobatan tradisional termasuk santet.

Tersimpan pula sejumlah koleksi benda supranatural seperti jailngkung hingga tali pocong.

Museum Santet ini beralamat di Jalan Indrapura No. 17, Surabaya, Jawa Timur, dan buka setiap hari mulai pukul 08.00-15.00 WIB.

3. Museum Nyamuk

Museum nyamuk di Pangandaran. (Instagram/@museum_nyamuk)
Museum nyamuk di Pangandaran. (Instagram/@museum_nyamuk)

Tidak kalah unik, ada Museum Nyamuk yang berada di Pangandaran, Jawa Barat.

Terdapat setidaknya 301 koleksi spesimen nyamuk di museum ini yang semuanya berasal dari berbagai wilayah Indonesia.

Museum Nyamuk ini beralamat di Jalan Raya Pangandaran Kilometer 3, Kampung Kamurang, Desa Babakan.

Bukan hanya itu saja, terdapat pula insektarium, teater nyamuk, laboratorium riset sampai dengan kebun tanaman obat pengusir nyamuk serta malaria.

Museum nyamuk ini buka setiap hari, mulai pukul 07.30-16.00, Senin hingga Jumat.

Kemudian pukul 09.00-15.00 WIB setiap hari Sabtu dan Minggu.

4. Museum Kayu

Museum nyamuk di Pangandaran. (Instagram/@tinotiexplorer)
Museum nyamuk di Pangandaran. (Instagram/@tinotiexplorer)

Museum ini menyimpan berbagai macam kayu dan aneka benda yang terbuat dari kayu lho.

Di sini Anda dapat mempelajari lebih dekat tentang berbagai jenis kayu, mulai dari kayu rambutan, kayu kapur hingga kayu ulin.

Tak ketinggalan ada beberapa kerajinan Mandau khas Suku Dayak yang terbuat dari kayu, dan berbagai koleksi unik lainnya.

Museum Kayu bernama Tuah Himba ini berlamat di kawasan Tenggarong, Kalimantan Timur.

Setiap harinya Museum Kayu ini dapat dikunjungi mulai dari pukul 09.00 sampai dengan 17.00 sore waktu setempat.

Nah, itu tadi 4 rekomendasi museum anti mainstream di Indonesia, menarik sekali bukan?

Jadi jangan melulu liburan ke mal, yuk perkaya wawasan dengan mengunjungi sejumlah museum di Indonesia ini.

https://www.suara.com/lifestyle/2019/10/08/193344/hadirkan-pengalaman-berbeda-ini-4-museum-anti-mainstream-di-indonesia

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply