Kembali Dibuka, Gunung Tangkuban Perahu Sudah Boleh Dikunjungi Wisatawan

Sudah Normal, Gunung Tangkuban Perahu Sudah Boleh Dikunjungi Wisatawan

Sejak mengalami erupsi beberapa bulan lalu, Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Perahu sempat mengalami status Level II alias waspada. Namun kekinian, status Gunung Tangkuban Perahu sudah diturunkan kembali menjadi Level I alias normal.

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Bandung, Kasbani, menyebut Gunung Tangkuban Perahu sudah diperbolehkan untuk kembali beroperasi dan dikunjungi wisatawan. Meski begitu, wisatawan tetap diimbau untuk mengikuti arahan dari pihaknya.

Sebab, kata dia, masyarakat masih perlu mewaspadai ancaman peningkatan konsentrasi gas-gas yang dapat membahayakan keselamatan jiwa yang masih mungkin terjadi di kawah aktif.

“Dalam status Level I Normal ini masyarakat, pengunjung atau pendaki direkomendasikan agar tidak turun ke dasar Kawah Ratu Gunung Tangkuban Perahu serta kawah aktif lainnya,” kata Kasbani di Kantor PVMBG Badan Geologi, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin (21/10/2019) dilansir Antara.

Sebelumnya saat status masih Level II (Waspada), masyarakat diimbau untuk tidak mendekati kawah dalam radius 1,5 kilometer. Namun kini setelah statusnya turun, masyarakat serta pedagang pun dipersilakan untuk melakukan kembali melakukan aktivitasnya di salah satu destinasi wisata Jawa Barat itu.

Sementara itu, Pengelola TWA Tangkuban Perahu, Putra Kaban menyebut pihaknya telah membuka objek wisata tersebut setelah mendapat surat edaran dari PVMBG tentang status yang diturunkan.

“Kami langsung buka hari ini, artinya kami langsung beroperasi seperti biasa,” kata Kaban.

Kondisi kawasan wisata Kawah Ratu yang tertutup abu vulkanik akibat letusan freatik Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (27/7). [ANTARA FOTO/Novrian Arbi]
Kondisi kawasan wisata Kawah Ratu yang tertutup abu vulkanik akibat letusan freatik Gunung Tangkuban Parahu, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (27/7). [ANTARA FOTO/Novrian Arbi]

Dengan dibukanya kembali objek wisata itu, ia harap ekonomi masyarakat serta pedagang di kawasan sekitar Tangkuban Perahu dapat kembali pulih. Karena menurutnya aktivitas ekonomi di kawasan itu sempat vakum sejak dua bulan lalu.

“Ada 5.000 manusia yang hidupnya di Tangkuban Perahu, sesuai nawacita presiden soal pariwisata dan ekonomi masyarakat harus tumbuh,” kata dia.

Sebelumnya, Gunung Tangkuban Perahu mengalami erupsi pada 26 Juli 2019 lalu. Kemudian erupsi kembali terjadi pada 2 Agustus 2019 dan bersifat erupsi menerus sehingga PVMBG menaikkan status menjadi Level II (Waspada).

Namun menurut Kasbani, erupsi terakhir terjadi pada 7 September 2019. Hingga satu bulan terakhir, menurutnya erupsi sudah tidak teramati lagi. [Antara]

https://www.suara.com/lifestyle/2019/10/21/213500/kembali-dibuka-gunung-tangkuban-perahu-sudah-boleh-dikunjungi-wisatawan

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply