Kerupuk Jengkol Hingga Pare Curi Perhatian Menteri Arief Yahya di WICSF

Kerupuk Jengkol Hingga Pare Curi Perhatian Menteri Arief Yahya di WICSF

Camilan lokal berupa kerupuk jengkol dan kerupuk pare  khas camilan Indonesia mencuri perhatian Arief Yahya, Menteri Pariwisata Republik Indonesia saat pembukaan Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival (WICSF) 2019 yang ke 4 di Main Atrium, Pluit Village.

WICSF 2019 akan digelar selama sebulan penuh mulai dari 27 September 2019 hingga 27 Oktober 2019 memanjakan pengunjung dengan berbagai sajian khas lokal Indonesia. Arief Yahya pun tidak melewatkan berkeliling dan berhenti stan yang menarik perhatiannya, dengan mencicipi langsung camilan kerupuk pare tersebut. 

Nurul Komaril, owner stan jajajan lokal Indonesia, menuturkan ingin mengenalkan camilan berbahan dasar sayuran yang tumbuh dan cukup dikenal di Indonesia hingga mancanegara tersebut. Jadi sayur ini sudah ikonik di Indonesia diolah menjadi kuliner nusantara.

“Memanfaatkan nama sayuran yang sudah dikenal tersebut, saya membuka stan khusus camilan khas Indonesia dari bahan utama sayuran seperti kerupuk bayam, kerupuk pare, kerupuk jengkol, dan tentunya keripik ubi dan peyek yang sudah familiar,” katanya.

Ia menuturkan pembuatan kerupuk camilan khas Indonesia tersebut juga sebagai bentuk dukungan dan partisipasi membantu petani dan pembuat kerupuknya. “Camilannya dibuat alami dan buatan tangan, dan dari bahan yang segar langsung dari Bandung. Ya petani dan proses pembuatannya di Bandung, tau sendiri bagaimana segarnya perkebunan sayuran di sana, jadi dijamin dari bahan segar untuk pembuatan semua kerupuk di sini,” jelasnya. 

Penasaran, kerupuk apa aja sih yang dibuat dari sayuran jadi camilan berasa dan renyah ini, berikut reviewnya. 

Kerupuk Jengkol

Jengkol cukup dikenal dijadikan aneka jenis masakan, namun tidak sedikit yang anti karena aromanya atau tidak bisa mengonsumsinya karena sedang di kantor karena bisa membuat seisi kantor bau jengkol, cukup merepotkannya.

Namun, kini bagi Anda penggemar jengkol ada makanan ringan kriuk dari jengkol yang diolah menjadi kerupuk tanpa bau jengkol sehingga Anda membawa dan mengonsumsinya di mana saja kapan saja. Ada pilihan rasa yang semakin mengundang selera selain rasanya gurih krenyes. 

Kerupuk Bayam

Lupakan rasa bayam yang lembut saat direbus, karena kerupuk bayam jadi garing dan hilang rasa daun organiknya. peluang usaha keripik bayam cukup menjanjikan permintaan pasar yang masih tinggi. Camilan ini cocok untuk jadi camilan dan pelengkap saat makan siang disantap bersama nasi dan lauk-pauk lainnya. Jadi bawa kemanapun kerupuk bayam pasti enak disantapnya dicampur makanan apa saja. 

Kerupuk Pare

Rasa pare yang pahit membuat peminatnya kebanyakan dari kalangan dewasa, atau mereka yang suka sayuran pahit. Namun, ketika diolah jadi kerupuk pare malah bakal disukai anak-anak karena rasanya yang renyak seperti makan kerupuk olahan yang bahan dasarnya bukan sepahit pare. Rasa pahitnya hilang, dan jadi rasa asin dan sedikit ada rasa pedasnya gitu saat diolah jadi kerupuk.

Penasaran camilan apa lagi di jajanan lokal yang bisa kamu cicipi di Wonderful Indonesia Culinary & Shopping Festival (WICSF) 2019 yang berada di Pluit Village, yuk langsung aja ke sini. 

https://www.suara.com/lifestyle/2019/10/01/144706/kerupuk-jengkol-hingga-pare-curi-perhatian-menteri-arief-yahya-di-wicsf

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply